Selasa, 30 Desember 2025

,

Tiket Pesawat buat WNI


Sungguh luar biasa cobaan menjadi WNI. Terkhusus buat mereka yang hidupnya merantau. Gimana tidak? Mau pulang kampung setahun sekali saja sudah harus mendapat cobaan yang bikin ngelus dada. Transportasi yang begitu diandalkan di negeri kepulauan ini yaitu pesawat. Harga tiketnya dibandrol sungguh diluar nurul (nalar). Aku nulis ini aja sambil mangkel (sesekali istigfar). 

Oke mari kita flashback, ke titik aku pertama kali aku datang dari medan ke palangkaraya tahun 2021 dengan harga tiketnya masih 1,2 juta. Bahkan dulu sebelum covid pernah beruntung gak sampai sejuta. Tahun 2022/23 aku lupa harganya berapa. Tahun 2024 kemarin aku pulang kampung dengan harga tiket 2,8 juta (udah berasa tuh). Tahun 2025 skip pulang kampung dulu. Rencananya ditahun 2026 ini aku mau pulang kampung. Dan kalian tahu sekarang harga tiketnya berapa? 


Itu harga yang mesti dibayar hanya untuk berangkatnya. Belum baliknya. Biaya pulang kampung kan bukan cuma tiket ya (hadeeuhh). Mau tidak mau aku harus tetap beli karena udah kangen banget mau kumpul bareng keluarga (hidup pejuang rantau!). Tapi kok gini amat ya jadi WNI perantau. Semoga kita masuk surga jalur WNI ya teman-teman (Aamiin. . . sekenceng-kencengnya)

Sebenernya ada alternatif lain dengan transit di bandara Kuala Lumpur setelah itu baru ke medan. Tapi sungguh disayangkan bandara Palangkaraya belum internasional. Padahal kalau bisa bakal hemat sejutaan per sekali terbang. Inilah letak anehnya dan sudah banyak yang bandingin penerbangan domestik dengan internasional. Penerbangan internasional malah lebih murah, kok bisa? Video Short dibawah ini udah mewakili banget sih.


Sampai-sampai aku minjem doa bilqis buat kita semua WNI

Ya Allah sayangi WNI. . .

Ya Allah lindungi WNI. . . 

Ya Allah jaga WNI. . .

Ya Allah bantu WNI. . .

Continue reading Tiket Pesawat buat WNI

Minggu, 21 Desember 2025

Generate Video Gratis, Grok AI


Aku baru saja mencoba Grok AI milik Elon Musk (xAI). Awalnya aku mau sedikit ngulik chatbot-nya buat ngebandingin dengan AI lain (Copilot, Gemini, chatGPT). Waktu lagi asyik ngulik aku melihat tombol create image dan ternyata disitu ada fitur generate video gratis yang mana di AI lain (Veo3, Sora) itu fitur berbayar. Mumpung gratis kenapa enggak aku coba aja pikirku.



Video pertama aku generate dari foto bersama anakku ditaman (ini tidak pakai prompt melainkan template yang disediakan Grok). Hasilnya bagus juga ternyata, tupai datang begitu natural. Kalau tadi pakai template berikutnya aku generate menggunakan prompt sederhana dari foto bersama temen kantor ditempat makan. Adapun prompt ngawurnya seperti ini :



Hasilnya begini :


Hasil video yang kedua ini, terlihat wajah kami tidak konsisten dan malah berubah. Tapi hasilnya tidak buruk juga. Lumayanlah untuk fitur gratis dan hebatnya lagi walaupun gratis gak ada watermark-nya loh. Setelah ku cari tau untuk pengguna gratis, fitur ini dibatasi sebanyak 20 kali/hari. 

Sejauh ini untuk AI dengan fitur generate video tidak banyak yang gratis. Sebelum Grok yang aku tau baru TikTok saja yang ngasih fitur ini tapi itupun TikTok hanya berupa template tidak ada generate lewat prompt. Buat yang mau coba, silahkan kalian download aplikasinya atau akses lewat website-nya grok.com atau bisa juga lewat X (Twitter). sekian. . .

Bonus :



Continue reading Generate Video Gratis, Grok AI

Rabu, 17 Desember 2025

Video Montage


Belakangan ini aku lagi seneng banget ngeliat video clip beraliran montage. Buat yang gak tau video Montage itu teknik video yang berisi potongan-potoangan klip berdurasi pendek yang digabung menjadi satu klip bertujuan untuk menggambarkan perkembangan waktu, perjalanan, atau emosi tertentu. Diantaranya video clip dari Niki - Backburner (asli betah banget ngeliat video clip ini):



Entah kenapa video clip montage seperti ini seakan membawaku mengingat kenangan. Apa mungkin karena aku lagi rindu ? entahlah. . .

Saking sukanya, bisa ku putar berulang-ulang bahkan sampai aku buat playlist-nya di youtube dengan nama best clip. Kalian bisa lihat contoh lainnya seperti :










Aku juga jadi terinspirasi dan keranjingan untuk ngumpulin momen-momen kecil yang ada disekitarku. Selain untuk menyimpan kenangan tapi juga untuk membuat video montage. Mungkin hasilnya gak begitu bagus tapi entah mengapa suka aja gitu membuatnya :





Ada yang sama? Rekomendasiin aku dong. . .





Continue reading Video Montage

Sabtu, 13 Desember 2025

Mood Semriwing



Aku sedikit heran sama Spongebob yang hampir di setiap episodenya dia bangun pagi dengan wajah ceria dan selalu siap berangkat kerja ke Krusty Krab. Kayak hidupnya itu nggak ada masalah (buat masalah iya). Nggak peduli apa yang terjadi moodnya selalu bagus.

Aku tuh sadar kalau mood itu bisa mempengaruhi aktivitas harian. Tidak jarang ada kegiatan yang sudah direncanakan sebelumnya tapi harus berakhir mengecewakan hanya gara-gara mood lagi enggak bagus. Sebaliknya yang awalnya tidak direncanakan, tiba-tiba bisa begitu semangat membangun negri bersama kuli

Aku tuh pernah bangun pagi, mood lagi bagus. Langsung semangat berangkat jogging, beres-beres rumah, menyapa tetangga, nafkahin keluarga,  kerja sampai lupa waktu dan rela enggak digaji.  Anehnya mood itu, kayak waktu aku abis nerima gaji, mood bagus banget tuh. Tapi setelah uangnya untuk bayar ini bayar itu berubah deh itu mood. Langsung mikir gini banget jadi budak firaun ya (jadi merasa paling ampas hidupnya).

Se-mriwing itu mood mengombang-ambingkan aktivitasku. Sempat mikir, apa gak bisa mood itu bagus terus sampai hayat(i) tenggelam bersama kapal van der wijck. Kalau nanya google, saran dari dunia kesehatan (halo dek), dengan kita jaga makan sehat, olahraga, tidur teratur dan UANG YANG BANYAK bisa bikin mood kita lebih stabil. Tapikan faktor itu semua gak bisa selalu kita jaga, ada aja pasti halang merintangnya.

Tapi lagi-lagi aku yang manusia biasa ini sebenarnya memang dirancang bukan untuk jadi spongebob. Tapi justru disini aku sadar kalau sebenarnya aku lagi diberi kesempatan untuk merasakan spektrum mood yang semriwing naik turunnya. Bisa dibilang mood itu ku anggap seperti makanan, ada yang enak dan ada juga yang enak banget. Kalau enggak enak bisa jadi karena kurang bumbu. Sekian. . .



Continue reading Mood Semriwing

Sabtu, 06 Desember 2025

Jujur Aku Baru Tau ini

Blog ini udah dibuat dari tahun 2017 menggunakan platform Blogger. Aku kenal blogger udah lebih lama dari tahun dibuatnya blog ini. Tapi ada yang buat aku geleng-geleng kepala karena baru tahu. Yaitu fitur "Daftar Bacaan".

Fitur apa sebetulnya ini? ini tuh daftar tulisan terbaru blog atau website yang kita ikuti. Kenapa "Daftar Bacaan" ini penting? ya karena dengan melihat "Daftar Bacaan" ini kita bisa melihat update tulisan terbaru teman-teman blog yang kita ikuti. Itu artinya kita bisa lebih gercep membaca postingan terbaru website atau blog yang kita ikuti. Coba deh lihat timeline dibawah ini :

Lebih noraknya lagi "Daftar Bacaan" ini bukan cuma tulisan yang dibuat lewat blogger aja. Tapi dari Wordpress, Substack, Tumblr, Medium atau website berita sekalipun bisa (tapi ini saranku jangan sih difollow karena bakal nutup tulisan temen yang lain karena terlalu update), website tulisan apapun itu nanti nongol di "Daftar Bacaan" ini. Lah gimana ceritanya? Buat yang mau tulisan blog atau website temen tampil disitu tuh gini caranya :

  1. Pertama kita copy dulu website atau link blog yang mau kita ikuti
  2. Abis itu kita ke "Daftar Bacaan"
  3. Klik dah tuh "Kelola"

  4. Abis itu "Tambahkan" 

  5. Paste dah tuh linknya ke 
Kalian bisa ikuti secara public atau ikuti secara diam-diam dengan pilih ikuti secara anonim. Gitu aja guys. . . untuk menjadi blogger yang baik hati dan gercep berkunjung ketika ada tulisan baru. Norak banget kan aku yang baru tau ini 😁 atau ada juga yang samaan.

Ini diakses langsung dari browser ya temen-temen bukan lewat aplikasi blogger. Di Aplikasi Blogger  sendiri enggak ada fitur "Daftar Bacaan". Ini juga gak ada perbedaan mau diakses lewat hp, tablet, atau komputer.

Cara ini juga ada versi videonya :








Continue reading Jujur Aku Baru Tau ini

Sabtu, 29 November 2025

Semua Akan Rusak Pada Waktunya




Siapa yang bisa menjamin barang yang kita pakai sehari-hari tidak akan rusak. Mau itu gadget, kendaraan atau cuma sekedar sempak yg kita pakai. Biasanya rusak karena pemakaian. Bisa juga karena umurnya. Bisa juga karena keteledoran diri sendiri. Bahkan barang lama yang tidak dipakai saja bisa rusak padahal gak dipakai loh itu.

Sadarkah kita, kalau sebenarnya kita ketergantungan dengan barang yang saat ini kita gunakan. Kalau salah satunya saja rusak pasti ada aja aktivitas yang terganggu dan bikin resah.

Kita deh yang laki-laki ini. Sempak rusak yang sudah berlubang-lubang tapi enggak juga diganti (kebiasaan siapa ini woyyy). Sampai-sampai tidak mampu lagi menampung beban perbijian ini (tak usah dibanyangkan ya teman). Biarpun rasanya sudah tidak nyaman tapi tetap kita paksakan untuk memakainya. Karena kita tahu tidak pakai sempak  jauh lebih tidak nyaman (bergelantungan tapi bukan Spiderman). Gimana kalau hape yang saat ini kita genggam tiba-tiba rusak. Mau dipaksa pakai pun tak bisa. Setelahnya ada rasa nyaman yang harus kita tinggalkan. Gelisah gak bisa scroll sosmed lah, gelisah gak bisa chat si doi lah. Gelisah aja lah pokoknya. hmm. . .Sepertinya kita sudah ketergantungan dengan barang-barang bisa rusak kapan aja ini deh.

Anggap saja kita sudah merawat dan berhati-hati memakainya. Okey umur pakainya semakin panjang. Kalaupun rusak bisa saja kita perbaiki toh banyak penyedia jasa service, tergantung ada duitnya atau enggak. Tapi apakah itu semua bisa membuatnya untuk dipakai selamanya. tidak! Semua akan rusak pada waktunya. Kalau diingat lagi selama hidup sudah berapa barang yang menemani sampai akhirnya rusak dan berakhir dengan menggantinya. Tidak ada yang salah dengan menggantinya karena kita BUTUH ketergantungan dengannya.

Lalu aku termenung. Apakah semua ini hanya soal mengganti yang rusak dengan yang baru?  atau ini sebuah pelajaran tentang kefanaan bahwa tidak ada yang abadi. Atau apa sebenarnya semua ini?

Hingga akhirnya terbayang olehku gadget yang rusak tergeletak, ku lihat sosoknya seperti prajurit yang kalah perang. Dia yang setia menemani. Penghubung ku ke dunia entah berantah dan Si penyimpan kenangan. Kini, layarnya retak dan baterai yang tak lagi mau mengisi. Seakan dia berkata padaku: "Aku sudah selesai dengan tugasku dan silahkan cari penggantiku." Ceilaaah. . . se-dramatis inikah kita dengan gadget yang semua dan apapun bentuknya bisa rusak kapan saja? atau . . . ?



Continue reading Semua Akan Rusak Pada Waktunya

Kamis, 23 Oktober 2025

Kepikiran Dosa



Kalau kalian lihat di arsip blog ini, produktifitas menulisku setiap tahunnya cuma ada satu tulisan dan itu kesannya memang seperti dipaksakan. Lebih kek supaya ada tulisan aja, minimal satu disetiap tahunnya. Di blog ini aku malah lebih sering melakukan blogwalking daripada menulis. Jujur sebenarnya masih belum PD dengan tulisan sendiri. 

Tapi kali ini aku lagi kepikiran dosa dan pengen banget menuliskannya di blog ini. Bukan untuk menggurui atau menceritakan aib sendiri yang sangat banyak ini. Karena kalau mau menggurui ilmuku masih seujung kuku bakteri dan kalau mau nyeritain aib sendiri juga itu sungguh tidak dianjurkan (coba deh cek QS. An-Nur:19). Disini aku sekedar kek mau curhat keresahan yang belakangan ini lagi aku rasain yaitu berkenaan dengan dosa.

Jadi tuh ya, kalau abis ngelakuin dosa. Sebenernya ada saja hal sial yang menghampiri setelahnya. Bisa kek tiba-tiba kesedak waktu nyeruput kopi lah, enggak sengaja ngirim stikers jahat di grup kantor lah. . .(malu dan jadi aib sih ini), isi rekening yang tiba-tiba diakhir bulan menipis lah (enggak tiba-tiba sih ini) dan amit-amit ke sleding Sergio Ramos pas lagi nonton highlight bola (ini paling serem sih). Hanya saja aku atau kita ni ya, suka gak sadar kalau itu sebetulnya bentuk teguran dari Tuhan the one only Allah SWT. Seandainya saja disetiap kesialan itu seiring dengan kesadaran telah berbuat dosa, kan minimal kita bisa langsung istigfar dan syukur-syukur bisa langsung tobat atau bermuhasabah diri. Lah ini parahnya, abis itu malah mengumpat atau memaki.

Kalau dipikir-pikir lagi ya, sebenernya ada yang lebih serem dari mendapat sial setelah ngelakuin dosa. Apa itu bang? Enggak lagi mengalami hal sial setelahnya. Lah kenapa lebih serem? karena itu tandanya dosa yang kita lakukan itu sudah terlalu sering dan Allah udah enggak mau lagi menegur lewat kesialan-kesialan tadi. Kebayang kan setelah itu kita dibiarkan melakukannya terus-menerus dengan tenang aman damai sampai ajal menjemput. Artinya kita dibiarkan berdosa-dosa tanpa ada yang menegur lagi. Apa enggak serem tuh sialnya nanti diakhirat. Ih. . . . sereeem bangetlah pasti. . . 

Kalian jadi kepikiran dosa juga kan! ya kannn. . . yuk istigfar. . .

Continue reading Kepikiran Dosa