Meninggal itu waktunya random tapi kalau diberi pilihan. Kalian akan pilih diri sendiri yang akan meninggal duluan atau pasangan kalian? Pertanyaan ini otomatis membuat kita akan membayangkan bagaimana kalau ditinggalkan pasangan. Abaikan dulu buat pasangan yang udah enggak ada harapan. Ini pertanyaan ditujukan buat pasangan yang saling mencintai dan cuma maut yang memisahkan.
Disini coba kita abaikan anak karena mereka juga akan menemukan pasangan dan hidupnya masing-masing. Bukankah semakin menua bersama pasangan. Ruang lingkup hidup kita cuma sebatas dirimu dan pasanganmu saja. Dunia yang ramai ini pasti akan terasa begitu sepi bila salah satunya udah enggak ada. Hanya ada dirimu dengan pikiranmu.
Ku tanyakan ini kepada istri. Kamu pilih suamimu atau kamu yang meninggal duluan? Istri menjawab : Aku maunya kamu yang meninggal duluan. Karena kalau aku duluan yang meninggal kamu bakal nikah lagi dan anak bakal terlantar dan enggak ke urus. Udah ku jawab enggak bakal nikah lagi pun percuma ini mah. Wajar aja jawaban istri seperti itu karena kebanyakan memang begitu.
Pandangan ini bukan serta merta hadir begitu saja. Tapi aku melihat sendiri dua sosok keluargaku. Kami baru saja kehilangan ibu dan nenek. Dua sosok laki-laki yang ditinggalkan yaitu ayah dan kakekku tidak lagi sama. Cuma satu kata untuk menggambarkan dua sosok pria itu yaitu "Kesepian". Hidup tetap berlanjut tapi kini warna itu menjadi kabur.
Tapi kalau ngelihat sosmed, tokoh yang juga ditinggal istri seperti pak SBY memanfaatkan masa pensiun dan kesendiriannya dengan melukis dan mancing. Mungkin itu cara dirinya untuk mengusir kesepian.
Kalau kalian gimana?

memang agak rancu sih pilihanya, sama-sama menyakitkan, meninggal duluan, kasian pasangan kesepian, kalo pasangan yang meninggal dulu, dia pasti ga rela meninggalkan kita :(
BalasHapusmau siapa pun yg pergi duluan pasti akan menyisakan rasa pilu buat yg ditinggalkan
HapusMati itu pasti... namun waktu, tempat, dan cara kembalinya seseorang menjadi rahsia Sang Pencipta.
BalasHapusBenar uncle, kita lagi berandai-andai ketika pasangan kita pergi lebih dulu. Kalau menurut uncle bagaimana?
HapusTak dapat uncle gambarkan... maklumlah kami sudah lama hidup bersama....
Hapus